Wednesday, 11 January 2017

Kematian Nabi Muhammad SAQ



Kematian Nabi Muhammad SAW


1. Nabi Muhamad SAW sangat merindukan untuk meninggal sebagai martyr pada saat   Jihad,bahkan apabila memungkinkan hal itu terjadi berkali-kali (Al Bukhori 2797)



Namun Allah berkehendak berbeda, Nabi Muhamad SAW meninggal karena diracun oleh seorang perempuan Yahudi bernama Zaynab dengan memberikan anak domba yang telah diberi racun (Al Bukhori 2617).



Ini sangat ironis karena perempuan dianggap kelas dua, lebih rendah dari pria. Dan Yahudi adalah ras yang paling dibenci oleh Nabi Muhamad SAW)



2.      Mengetahui dirinya diracun dan perempuan tersebut berniat untuk membunuhnya, Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa Allah tidak akan mengijinkan hal itu terjadi (Sahih Muslim 2190).






Namun Allah berkehendak lain, Nabi Muhammad SAW, meninggal akibat diracun setelah sangat menderita selama 3 tahun. Bahkan menurut Aisyah, Nabi Muhammad SAW sangat menderita dan Aisyah tidak pernah melihat orang lain yang lebih menderita dari Nabi Muhammad SAW, bahkan Nabi Muhammad SAW meminta untuk dapat diberi kekuatan untuk menghadapi sakaratul maut. (Sunan IBN Maja 1622 - 1623)








Ini sangat berbeda dengan perlakuan Allah terhadap Nabi Isa AS, yang tidak "mengijinkan" kaum Yahudi untuk menyalibkan dan membunuhnya, namun langsung mengangkat Nabi Isa AS naik ke surga menghadap Allah (QS 4 : 157 - 158)




Padahal dalam (QS 79 : 1 – 2) jelas-jelas disebutkan bahwa malaikat akan mencabut nyawa orang yang tidak percaya dan jahat dengan kerasnya, dan mencabut nyawa orang percaya dengan lemah lembut. 


3. Nabi Muhammad SAW dan Aisyah berdoa dan membaca "al-Mu'awwadhatayn" meminta Allah untuk menyembuhkannya Ibn Sa'd page 263. Namun seperti disebutkan di atas Nabi Muhammad tetap meninggal dunia karena keracunan. 

4. Malaikat Jibril juga berdoa untuk kesembuhan Nabi Muhammad SAW, dan claim bahwa Allah akan menyembuhkan Nabi Muhammad SAW (Ibn Sa'd page 265).
namun kesembuhan juga tidak terjadi dan Nabi Muhammad akhirnya meninggal dunia. 

5. Apakah ada aktor intelektual dari terbunuhnya Nabi Muhammad SAW?
Apakah Zaynab dalam meracun Nabi Muhammad SAW bertindak sendirian, apakah ada aktor intelektual yang sebenarnya tidak dia sadari juga?

  Jauh sebelum peristiwa ini, pada saat Nabi Muhammad masih tinggal di Mekkah, Allah pernah berfirman dalam QS 69 : 44 - 47: Apabila Nabi Muhammad berbohong, maka Allah akan memotong pembuluh darah jantungnya (aorta) dan tidak ada seorang pun yang dapat menghalanginya. 


Sedangkan keluhan-keluhan Nabi Muhammad SAW pada hari- hari terakhirnya:

A.      Al Bukhari 4428 Nabi Muhammad SAW dalam kesakitannya sebelum meninggal: “O Aisha! Saya masih merasakan sakit yang disebabkan oleh makanan yang saya makan di Khaibar, dan saat ini, Saya merasa urat jantung saya (Aorta) saya terpotong oleh racun tersebut.  


B.      Sunan abu Dawud 4513 (Book 40, 4449) Nabi Muhammad juga menyatakan bahwa sakitnya adalah urat jantungnya terpotong
 

 


Terdapat 1001 macam cara untuk meninggal dunia, mengapa Nabi Muhammad meninggal dunia dengan cara sesuai dengan yang ditetapkan di QS 69:44-47? Apakah semua di atas kebetulan? Silahkan direnungkan didoakan menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

24 comments:

  1. Jadi yang dikatakan hadits itu palsu?
    hahaha... Anda sedang menyangkal bilang hadits itu dusta

    ReplyDelete
  2. Rupanya ini orang kafir yg menjelaskan tentang hadits 2 diatas !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rupanya ini onta yg ga pernah baca hadisnya sendiri

      Delete
    2. Soalnya yg muslim sendiri ga pernah baca hadits2 nya 🤭😁😂🤣

      Delete
    3. Ketahuan ga pernah baca kitabnya sendiri

      Delete
  3. Saran.. Sebaiknya lu baca bagus2 sumberny sblom bilang salah
    Masha allah

    ReplyDelete
  4. Komen kaum Abdul kadrun selalu Menolak Hadits sendiri, berusaha ngeles & tidak mau menerima Kebenaran...silahkan Bertaqiyyah yg menjadi jurus kebanggaan kalian.

    ReplyDelete
  5. Saya jelaskan, didalam Al-Qur'an surah 69: ayat 44-47 jika ada kebohongan dari baginda Rosul maka Alloh yang memotong, sedangkan di HR Bukhari 4428 : dijelaskan sebabnya teracun oleh orang yahudi. Dan racun yang dipakai cara kerjanya disamakan yang terdalam dalam Al-Qur'an....dan inilah yang suatu saat akan disandingkan

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Mana ada orang yang kena racun yang sangat ganas bisa membebaskan kota mekah...?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu kata hadits. Kamu mau menyangkal haditsmu?

      Delete
  8. Alhamdulillah... berarti ini adminnya sudah sedikit beriman dan percaya kepada Al-Quran Al-karim... kalo Al-Quran gak ada yang salah dan gak akan bisa di rubah oleh manusia walopun satu ayat..
    Tapi kalo hadist itu ada macam2 hadist, ada hadist yang benar, ada hadist yang hoax, ada hadist yg sanatnya terputus, ada hadist yang tidak bisa di percaya.. jadi kayaknya anda perlu belajar lbh banyak lg tentang hadist ya min... saya doakan semoga semakin sering anda mengupload dan mempelajari Al-Quran dan hadist Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam anda akan semakin beriman dengan Al-Quran dan Al-Hadist... Amiinn...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Al Bukhari itu hadits sahih. Kamu mau bilang itu hadits hoax?

      Delete
    2. Mmg Al Bukhari hadits sahih tapi itu hadits palsu dgn membawa2 nama Al Bukhari. Drpd lu urusin hadits mnding lu pertanyakan kenapa kitab agama lu slalu brubah keq skripsi wkwkw

      Delete
  9. Abu Dawud dan Al Bukhari pembohong ya ? Klu Hafs yg menyalin Al Quran dan hadits2 nya ditolak krn dianggap pembohong bgmn dong ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bkn Abu Dawud dan Al Bukhari yg pembohong tapi org memalsukan hadits dgn mengatasnamakan mereka. Mnding lu pertanyakan kitab lu yg di revisi trus bagai skripsi

      Delete
    2. Jebakan orang kafir, bersembunyi di balik nama "al quran dan hadist".
      La'natullaah alaihim..

      Delete
  10. Beritakan terus kebenaran dari Qur'an dan hadits. Karena islam banyak yg tdk bisa berbahasa Arab. Pergi ke masjid bukan bawa Qur'an tapi bawa sarung

    ReplyDelete