Saturday, 11 February 2017

Allah dan Musyrik



Allah dan Musyrik

Menurut Quran, dosa terbesar yang bisa dilakukan oleh umat manusia adalah musyrik (syirik) atau mempersekutukan Allah dengan yang lainnya. (QS 4: 48)






Allah bersedia mengampuni dosa-dosa yang lain, kecuali dosa musyrik. 

Banyak tindakan yang dapat dikategorikan sebagai musyrik. Anda tidak perlu menyembah allah lain. Muhammad mengatakan bahwa kalau seorang bersumpah tidak atas nama Allah, anda telah melakukan dosa musyrik. Kalau anda bersumpah selain dalam nama Allah, misalnya demi nama orang tua, atau benda lainnya, anda sudah melakukan dosa musyrik. Hal ini terdapat pada 6 hadith yang paling terpercaya menurut Islam, disini hanya saya kutip 4 hadith saja yang mewakili:
1.     
          1. Sahih Bukhari 6108, Allah melarang kamu untuk bersumpah demi nama ayah-ayahmu. Kalau bersumpah, bersumpahlah demi Allah atau diam:




           2. Sahih Muslim 3104, 3105, 3106, 





        3.  Sunan Abu Daud 2827





        4       Ibnu Majah 2094, 2095. Saya kutipkan dalam Bahasa Inggris karena ada comment yang menekankan betapa pentingnya bersumpah demi Allah.





Mengapa bersumpah selain demi Allah merupakan kesalahan besar? Karena menurut Muhammad, bersumpah selain demi Allah termasuk Musyrik, dosa yang paling besar dan tidak terampuni (Al Tirmidhi 1535, (Versi Lidwa 1455).





Namun ternyata, Allah sendiri pernah bersumpah, dan dalam sumpahnya Allah bersumpah demi:
   
     1. Quran (QS 50:1). Allah bersumpah demi Quran. Padahal Muhammad mengatakan kalau kita bersumpah demi sesuatu yang lain, kita mempersekutukan Allah dengan benda tersebut. Berarti Allah mempersekutukan dirinya dengan Quran. Mungkin Ini masih bisa diterima karena Quran juga memiliki atribut keAllahan, yaitu bersifat abadi. Sehingga Allah mempersekutukan dirinya dengan Quran. 

 

2

       2. Muhammad (QS 15:72). Allah bersumpah demi Muhammad, berarti Allah mempersekutukan dirinya dengan Muhammad. Kita masih mencoba untuk bisa memahami karena Muhammad adalah Nabi yang terakhir menurut Islam.





      3. Malaikat (QS 77:1-5), Karena menurut Muhammad apabila sumpah dilakukan demi selain Allah, maka Allah dipersekutukan dengan oknum tersebut. Berarti Allah mempersekutukan dirinya dengan malaikat.





       4. Tampaknya, Allah menurut Islam sangat kesepian, sehingga Allah mempersekutukan dirinya dengan banyak hal yang lain

a.       Allah bersumpah demi bintang-bintang (QS 81 : 15)





                 b. Allah bersumpah demi gugusan bintang-bintang, (QS 85 : 1)



   c.  Allah bersumpah demi matahari dan cahaya pagi (QS 91 : 1)

               
                d. DAN YANG MENGEJUTKAN, ALLAH BERSUMPAH DEMI SEMUA YANG KITA  LIHAT DAN APA YANG TIDAK DAPAT KITA LIHAT. (QS 69 : 38 - 39)






Allah bersumpah demi apapun yang kita lihat dan apapun yang tidak kita lihat, artinya adalah semuanya. Menurut Muhammad kalau seseorang Kalau Allah bersumpah demi semuanya, berarti Allah mempersekutukan dirinya dengan segala sesuatau. Berarti Allah bukan agama yang Monotheistic (tauhid) tetapi suatu kombinasi yang aneh dari Polytheistic and Pantheistic.

Coba kita lihat implikasinya, Allah bersumpah demi apa yang anda lihat, kalau anda melihat anjing, Allah bersumpah demi anjing.  Dan menurut Muhammad, kalau bersumpah demi sesuatu (misalnya demi anjing) Allah mempersekutukan dirinya dengan anjing.
Apakah muslim siap untuk menerima hal ini? Pada saat anda sholat, ingatlah bahwa Allah bersumpah demi apa yang terlihat dan tidak terlihat. Dia bersumpah demi apa pun, bersumpah demi anjing, alcohol, narkoba, pornographi dan juga setan. Dan artinya, Allah mempersekutukan dirinya dengan hal-hal tersebut di atas.

Artinya Allah melakukan muysrik yang paling parah, jauh lebih parah daripada orang-orang mekah pada jaman Muhammad.

Menurut Quran (QS 2 : 22) , semakin kita mengetahui hukum , maka tanggung jawab kita akan makin besar. 





Musyrik adalah dosa terbesar yang mungkin dilakukan. Waktu anda bersumpah demi sesuatu yang lain, selain Allah, anda mempersekutukan Allah dengan hal tersebut dan itu termasuk sebagai musyrik. Tetapi Allah dilain pihak bersumpah demi apa pun baik yang terlihat mau pun yang tidak terlihat. Sehingga Allah telah melakukan musyrik lebih dari semua orang dimuka bumi. Karena Allah lebih berpengetahuan dari semua orang, Allah berarti lebih bertanggung-jawab dari semua orang pada saat dia melakukan musyrik terus menerus.
Ini yang sering saya lihat, di atas permukaan tampaknya ajaran Islam adalah baik, mengajar mengenai Allah, Sholat, beramal. Tetapi begitu kita menggali agak lebih dalam, anda menemukan bahwa
Menurut Muhammad dan Quran, Allah adalah pendosa terbesar, pelaku musyrik terberat yang pernah ada.


No comments:

Post a Comment